IMG-LOGO
Konservasi

Arsinum Mobile dari BPPT Solusi Kebutuhan Air Minum Saat Darurat

-
IMG


 

Jakarta, teknonomi -- Setelah tahun lalu diterjukan dalam aksi peduli gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi. Kali ini  BPPT menurunkan tiga unit armada Air Siap Minum (Arsinum) Mobile untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tengah mengungsi, khususnya di wilayah Lebak, Banten yang juga terdampak banjir.


Arsinum merupakan teknologi tanggap darurat bencana yang mampu beroperasi dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terpapar bencana. Tentunya teknologi satu ini pun dapat dimanfaatkan untuk masyarakat yang terkena musibah yang melanda Jakarta dan sekitarnya sejak awal tahun 2020 ini.

                                   

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan bahwa teknologi ini merupakan solusi dalam upaya pemenuhan kebutuhan para pengungsi yang kekurangan stok air bersih.

 

"Arsinum Mobile ini adalah jawaban sekaligus solusi bagi masyarakat yang terdampak banjir, mereka bisa menggunakan teknologi ini guna memenuhi kebutuhan mereka akan air bersih," katanya saat pelepas Arsinum mobile, di Gedung Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi, Puspiptek, Tangerang Selatan (6/1/2020).

 

Kebutuhan terhadap air bersih menjadi hal yang sangat krusial demi menjaga kesehatan para pengungsi. Karena masalah krisis air bersih ini adalah hal yang biasa dialami korban banjir dan bisa berdampak pada menurunnya daya tahan tubuh mereka dalam menghadapi berbagai penyakit.

 

Tentunya faktor kebersihan menjadi hal yang sangat penting karena bisa berdampak pada kesehatan, karenanya Arsinum mobile merupakan solusi air bersih bagi mereka selama mengungsi.

 

Hammam menyebut, Arsinum Mobile ini dirancang khusus untuk memiliki ketangguhan dan mampu menjangkau daerah terdampak bencana yang sulit memperoleh sumber air bersih. Meskipun ditempatkan di daerah yang tidak memiliki sumber listrik, Arsinum Mobile ini tetap mampu beroperasi.

 

Selain itu, juga dilengkapi tenaga surya, Arsinum Mobile ini tetap dapat beroperasi walaupun ditempatkan di lokasi yang tidak ada sumber listrik. Arsinum juga dapat memproduksi air sebanyak 5.000 liter per hari dan siap untuk dikonsumsi tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Air olahan ini juga telah memenuhi standar air minum berdasarkan Permenkes Nomor 416/MENKES/PER/IX/1990, sehingga aman untuk dikonsumsi, jelasnya. (W2)