IMG-LOGO
Transportasi

FSDMS, Teknologi Buatan Elnusa Petrofin Untuk Memantau Pergerakan Mobil Tanki

-
IMG

Sentul, teknonomi --PT Elnusa Petrofin (EPN) terus melakukan inovasi teknologi untuk mendukung kinerja operasionalnya. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah pada operasional Mobil Tanki termasuk Awak Mobil Tangki (AMT).


"Kita terus lakukan ini karena ini garda terdepan dari PT Elnusa Petrofin dalam menghantarkan energi untuk negeri,” kata Haris Syahrudin, kepada media disela-sela acara efensive & Responsible Driving Festival atau EDRD Festival, di Sirkuit Sentul, Bogor, (23/02).


Teknologi itu bernama FSDMS (Fuel Sales and Distribution Management System).


Dalam suatu kesempatan, Haris pernah menjelaskan, bahwa kepanjangan SIOD adalah Sistem Informasi Operational Delivery (SIOD). Ini merupakan LO Non Fisik berbasis sistem yang in line dengan operasi Pertamina.  SIOD telah menghasilkan kinerja yang lebih objektif, tepat waktu, informatif dan mengurangi human error. Work Flow Process_nya terstandarisasi sehingga kinerja Penyaluran BBM ataupun BBK (Bahan Bakar Khusus) bisa terukur secara baik.


"Jadi Elnusa Petrofin bisa memonitor informasi realtime yang lengkap dengan status perjalanan truk tanki BBM dari TBBM ke SPBU, SPBB (Stasiun Bahan Bakar Bunker) dan SPDN (Solar Package Dealer Nelayan), " kata Haris.


Kemudian setelah implementasi SIOD berhasil, tercatat Elnusa Petrofin mengimplementasikan pemukhtahiran sistem dengan Global Positioning System (GPS) dimana alatnya dipasang di dashboard truk tanki BBM.


Ditambahkannya, GPS bisa melacak rute pergerakan truk tangki (tracking) mulai dari masuk ke area terminal BBM, parkir, validasi masuk gerbang, mengisi di bangsal pengisian, gate out, perjalanan menuju pelanggan, pengurusan, dokumen, bongkar dan kembali perjalanan ke TBBM.


Selain itu, pada fitur GPS terdapat pula identitas mobil tangki, nomor polisi, kapasitas volume, tinggi ijk bout (T2), spesifikasi, tahun, kategori, jumlah kompartemen, masa berlaku dokumen truk tangki. Termasuk informasi kecepatan, informasi nama jalan sampai tingkat kelurahan, arah truk tangki, dan daerah kemacetan. Bahkan status nyala mobil tangki  seperti mesin berhenti (engine off), mesin jalan (engine idle tidak termasuk lampu merah atau macet), mobil truk tangki bergerak (drive duration) juga bisa diketahui.


"GPS mampu mampu memperbaharui dan mengolah data peta yang ter_update setiap 6 bulan sekali secara signifikan. Alhasil sistem ini mengurangi pengaruh Interest dari pihak-pihak yang terlibat untuk prioritas pengirima," tukas Haris.


Tak berpuas diri, tercatat Elnusa Petrofin kemudian mengembangkan fitur dengan nama ODI (Online Delivery Informastion). Namun untuk sistem ODI ini user akses terbatas khusus pemilik SPBU dan hanya bisa akses data SPBU milik sendiri. (W1)